Bye Boring Blog, Perbarui Content Creation dengan Cara Berikut!

By Amalia Nur Andini,

13 November 2020

 

Tahu enggak kalau rata-rata visitor menghabiskan waktu kurang dari 15 detik di website Anda? Makanya, ada yang namanya 15 seconds rule. Jika Anda enggak berhasil mengambil perhatian audiens di website Anda dalam 15 detik, berarti ya sudah, goodbye!

Untungnya, ada blog yang bisa jadi penyelamat Anda. Salah satu bentuk content marketing yang bisa dibilang konsisten dan versatile ini sangat berguna untuk menarik lebih banyak pengunjung dan membuat mereka betah berlama-lama di page Anda. 

Tetapi tentu saja enggak semua blog efektif menangkap perhatian audiens dalam 15 detik. Karena selain informatif dan valuable, tulisan yang Anda buat juga mesti menarik alias enggak bikin boring supaya visitors Anda enggak buru-buru close tab atau klik exit. Menurut Content Marketing Institute, ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mentransformasi content creation blog Anda dari sekadar alat marketing, menjadi relevant content yang disukai audiens dan menarik untuk dibaca sampai akhir. Bagaimana caranya? Let’s check it out!

1. Write about your people

Walaupun kebanyakan content marketing bertujuan untuk meningkatkan sales dan leads, Anda masih tetap harus memikirkan apa yang relevan bagi audiens saat membaca blog Anda. Karena jika bahasan Anda terlalu business centric, audiens akan merasa bosan dan ujung-ujungnya enggak akan membaca blog Anda sampai selesai. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan memanfaatkan komunitas atau orang-orang yang menggunakan produk atau website Anda. Dengan berbagi cerita dari sesama audiens, Anda bisa mengangkat people value di balik bisnis Anda sehingga blog Anda akan lebih humanis dan relatable.

Blog post dari technological company Gojek ini misalnya, bercerita tentang kisah sukses vendor GoFood dan bisnis bebeknya. Melihat judulnya saja, audiens yang merupakan pengguna Gojek akan langsung tertarik untuk membacanya karena ingin bisnis mereka sukses seperti Pamungkas, koki yang ada di artikel tersebut. Kemungkinan besar, general audiens juga akan stay karena ingin mendapatkan tips dan inspirasi dari cerita tersebut.

Gojek dan kisah inspiratif user 

2. Explore your brand’s deeper purpose

Anda bisa membuat blog marketing yang lebih relevan dan menarik di mata audiens dengan cara memperlihatkan kepedulian dan peran serta brand Anda di masyarakat. Misalnya, Anda dapat mengeksplorasi brand story Anda dengan menyoroti isu sustainability, inclusivity, atau krisis kesehatan terkait pandemi Covid-19.

Dalam hal ini, kami pernah menerapkannya dalam mengisi laman stories untuk Asia Pulp & Paper agar blog post mereka lebih menarik sambil mengangkat payung komunikasi sekaligus brand story mereka “Growing Our Tomorrow” yang berhubungan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals. Jadi selain membahas tentang produk, karier, dan topik lain yang berkaitan dengan bisnis, audiens juga terekspos pada topik yang mengedukasi dan memperkaya wawasan mereka tentang permasalahan lingkungan.

APP Stories by Contendr

3. Make it longer but easier

Data terbaru dari Orbitmedia memperlihatkan konten dengan panjang lebih dari 2000 kata memiliki performance yang jauh lebih baik dibandingkankan dengan blog singkat, hasil performanya sekitar 55%. Meskipun begitu, Anda enggak bisa menulis blog asal panjang. Nanti bukannya membuat audiens engage, yang ada malah membosankan. Saat menulis blog, Anda juga harus memperhatikan pemilihan kata dan gaya bahasa yang dipakai agar mudah dicerna oleh pembaca.

Cara penulisan blog Tim Urban, influencer yang terkenal berkat TED Talk videonya tentang procrastination, bisa Anda jadikan referensi membuat blog yang panjang namun tetap menarik dan mudah dipahami. Salah satu posting-an Tim membahas tentang proses berpikir manusia memiliki panjang hampir 13,000 kata. Topik yang diambil memang terbilang rumit, tetapi kemasannya yang menggunakan bahasa sehari-hari dan dilengkapi ilustrasi stickman membuat audiens tetap engage tertarik mengikuti blog tersebut. Posting-an berjudul “Idea Labs and Echo Chamber” ini sukses mendapatkan 667 comments dan 27 shares.

One of the chapters from blog series “The Story of Us” by Tim Urban

4. Incorporate visuals

Cara sederhana untuk menarik perhatian audiens adalah dengan menambahkan visual pada konten blog Anda. Seperti halnya ungkapan “a picture is worth a thousand words”, visual elemen dalam bentuk still image, infografis, video, meme, dan ilustrasi bisa melengkapi storytelling yang ingin Anda sampaikan pada audiens. Dan ternyata visual juga sudah diterapkan oleh sekitar 70% marketers global untuk membuat content mereka lebih menarik di tahun 2019.

Marketing website Social Media Today, konsisten menampilkan visual berupa infografis untuk melengkapi konten blog mereka. Dengan infografis yang menarik dan mudah dipahami, blog mereka jadi lebih menarik dan shareable di platform media sosial pembaca.

Infografis dari Social Media Today

 

Dari keempat cara tadi, mana nih yang kira-kira sudah brand Anda terapkan untuk penulisan blog? Jika belum ada, saatnya Anda mencoba tips ini di posting-an blog Anda selanjutnya dan lihat bagaimana hasilnya. Jangan lupa, untuk memperbesar  peluang blog post Anda ditemukan oleh audiens di mesin pencari, coba terapkan penggunaan SEO dan SEM.

Blog merupakan salah satu powerful tool untuk SEO (Search Engine Optimization) yang bisa meningkatkan organic traffic di website Anda lewat search index Google. Dengan melakukan optimasi SEO pada blog, content marketing strategy bisnis Anda akan menjadi semakin efektif. Selain SEO, Anda juga bisa menaikkan traffic lewat SEM (Search Engine Marketing) melalui Google Ads yang memungkinkan artikel blog Anda muncul di halaman pertama Google. Either way,  penting untuk membuat blog Anda discoverable supaya semakin banyak orang kenal dan familier dengan brand Anda.

Selain keempat cara tadi dan penerapan SEO atau SEM pada blog post, Anda juga perlu memperhatikan konsistensi. A good blog is the one that gives its user great contents, regularly. Jadi, supaya audiens Anda setia dan mau berlama-lama di website Anda, Anda harus rutin membuat blog supaya konten Anda terus diperbarui dan enggak outdated.

Oh iya, ada cara lain yang lebih gampang supaya Anda bisa say bye-bye to boring blogs. Bagaimana? Langsung saja konsultasi dan ngobrol-ngobrol seputar content marketing bareng kami ya!

Related Articles

Content Marketing

Beriklan Secara Efektif dengan Instagram Ads

Instagram seharusnya menjadi peluang besar bagi brand Anda untuk menjalankan promosi dan berjualan. Namun, bagaimana sih caranya agar beriklan di Instagram enggak berakhir percuma? Yuk, sama-sama kita belajar memanfaatkan Instagram Ads dengan baik dan benar.

Content Marketing

EDM dan Email Marketing: Lebih Personal Menyapa Audiens

Masih worth-it enggak sih yang namanya email marketing? Kalau dieksekusi dengan baik, EDM atau electronic direct mail bisa jadi sahabat baik bagi bisnis Anda. Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara mengimplementasikannya?

Content Marketing

3 Pelajaran untuk Dipetik dari Influencer Marketing dalam Pemasaran Brand 2020

Seperti apa sih eksekusi influencer marketing di tahun 2020? Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari tren tersebut untuk dijadikan bekal dalam merumuskan strategi influencer marketing berikutnya yang kemungkinan besar akan masih relevan hingga tahun berikutnya?

Browse Other Categories

We are your teammates.

We're never just another agency, we're your teammates, providing you with everything needed on the pitch of digital marketing.

Servicesarrow_forward

Hi there!

Ready to cook your digital content with us?

Contact Us Now
Whatsappp Sharing