Content Strategy untuk Meningkatkan Performa Instagram

By Arista Prianka Putri,

09 September 2021

content strategy

Sebagai salah satu media sosial paling diminati oleh pengguna internet di dunia, termasuk Indonesia, Anda tentu melihat peluang besar untuk memasarkan brand Anda di Instagram. Namun realitanya, menarik perhatian audiens di platform ini enggak semudah membalikkan telapak tangan. Anda membutuhkan strategi-strategi tertentu agar performa akun brand Anda terus mengalami peningkatan. 

Peningkatan performa yang sedang kami bicarakan di sini adalah tentang bobot engagement yang bagus, follower yang bertambah, bahkan konten yang tembus di laman explore Instagram. Dengan pencapaian yang demikian, Anda pun dapat memperbesar peluang brand Anda mencapai tujuan bisnis yang utama, yakni penjualan produk.

Jadi, bagaimana cara meningkatkan performa akun Instagram? Tentunya saja memperbaiki konten adalah kunci, dan sebagai marketer atau businessowner, jenis konten yang perlu Anda perhatikan pembuatan, kualitas, dan pengelolaannya adalah contentmarketing. Nah, di artikel kali ini, kami akan berbagi beragam hal yang insightful terkait contentstrategy di Instagram demi mendorong peningkatan performa pada akun brand Anda. Semoga Anda terinspirasi ya! 

Memahami Apa Itu Content Strategy

Sebelum berbagi hal yang insightful, kami ingatkan terlebih dahulu bahwa content strategy adalah siasat atau perencanaan dalam membuat, mengembangkan, mendistribusikan, dan mengelola suatu konten. 

Dalam dunia pemasaran, konten tidak bisa diproduksi secara asal dan tanpa tujuan, maka content strategy diperlukan agar Anda mampu menciptakan konten-konten yang tidak hanya bermutu, namun juga bermakna serta sesuai dengan ketertarikan dan kebutuhan target audience Anda. Dengan demikian, peran dari content marketing itu sendiri dapat terwujud, yakni membuat dan mendistribusikan konten yang valuable dan relevan secara konsisten untuk menarik dan mendapatkan audiens hingga menghasilkan keuntungan bagi sebuah bisnis.

Content Strategy di Instagram

Sadarkah Anda bahwa aset digital, khususnya akun media sosial yang sulit berkembang sering kali merupakan dampak dari contentstrategy yang kurang baik. Anda perlu ingat bahwa konten itu harus berkembang, karena segala sesuatu mengalami perubahan secara konsisten.

Tren berubah, fitur berubah, ketertarikan audiens berubah, dan lain sebagainya. “If you’ve been creating the same content for more than 1-2 years, you might be out of the loop. Which means plateau, which means bad.”  jelas Dominik Rieger yang dikenal sebagai socialmediamarketer atau Instagram guru sekaligus owner dari MVRQ agency.

Untuk itu, mari kita pahami beberapa insights menarik dari Dominik Rieger agar Anda dapat menyusun content strategy yang lebih baik lagi bagi akun Instagram brand Anda.

  • Hindari penyamarataan tujuan setiap konten

Pada dasarnya Anda perlu mengkategorikan konten berdasarkan tujuannya. Dominik menegaskan tiga tipe konten yang perlu Anda aplikasikan dalam menyusun content strategy di Instagram, yakni konten yang dapat membuat audiens/follower Anda bertumbuh, konten yang dapat meningkatkan rate atau bobot engagement, dan konten yang dapat menghasilkan pendapatan bagi perusahaan.

Dengan bermacam fitur yang Instagram tawarkan, Anda pun dapat membuat beragam jenis konten, mulai dari feed post, stories, carousels, reels, IGTV, hingga Instagram live. Nah, kadang yang jadi permasalahan adalah kita tidak menggunakan jenis konten yang tepat sehingga kita tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.

  • Tipe konten untuk membangun hubungan dengan audiens

Menurut Dominik, jenis konten yang kurang efektif untuk menambah followers adalah stories, Instagram live, dan IGTV. Namun, ketiga jenis konten ini bisa Anda manfaatkan untuk membangun dan memelihara hubungan brand Anda dengan para follower.

Konten stories yang hanya bertahan 24 jam Anda dapat membuat kuis kecil-kecilan, berbagi info promo singkat/funfacts, atau merekam situasi lingkungan kerja Anda saat ini. Konten-konten semacam ini ringan, namun fun dan Anda dapat membuat audiens merasa lebih dekat dan dilibatkan dalam “keseharian” brand Anda.

instagram content strategy

Mini quiz dan info promo dalam stories Starbucks

Kredit: Starbucks

social media content strategy

Fun facts dalam stories Mizzu Cosmetic

Kredit: Mizzu Cosmetic

Kemudian, sapa dan berinteraksilah secara langsung dan real time dengan audiens Anda melalui konten Instagram live. Juga bahas hal-hal terkait value dan produk brand secara mendalam lewat konten IGTV. Mungkin Anda bisa mengambil konsep konten behind the scene, video tutorial, konten QnA, atau konten meet the expert.

  • Tipe konten untuk meningkatkan follower

Kalau begitu, jenis konten seperti apa nih yang bisa mendorong peningkatan follower? Dominik pun menegaskan reels dan regular post atau lebih tepatnya feed post terutama dalam bentuk carrousels. Pada dasarnya feed post dan reels adalah tipe konten yang masih mendominasi laman explore jika mampu “memenangkan” algoritma Instagram atau masuk dalam laman pencarian berkat menggunakan hashtag tertentu sehingga tipe konten ini punya peluang lebih besar untuk menjangkau audiens baru.

apa itu content strategy

content strategy

content strategy

Konten edukasi dalam bentuk reels dan carousels

Kredit reels: Tokopedia

Kredit carousels: medcom.id

Ingat, membuat konten yang mampu mendatangkan follower baru dan yang dapat membangun hubungan dengan follower yang sudah ada itu sama pentingnya ya. Untuk dijadikan unggahan rutin, Dominik pun menyarankan Anda fokus membuat konten reel dan feedpost terutama bentuk carousel untuk menjangkau audiens baru, lalu konten stories untuk “memelihara” hubungan dengan audiens.

  • Buat konten yang disukai algoritma Instagram

Mengapa algoritma Instagram menyukainya? Ya karena banyak orang yang tertarik dengan konten-konten seperti ini. Apa itu? Konten edukasi dalam bentuk reels atau carousel. Menurut kami pun keduanya merupakan tipe konten yang belakangan ini sedang naik daun dan dapat membuat audiens lebih engage. Mengapa? 

Konten reels tersaji dalam video pendek atau maksimal 60 detik, lalu dengan beragam fitur yang tersedia, konten sangat bisa dikemas secara menarik dan padat informasi. Begitu pula dengan carousel yang juga padat informasi namun tidak wordy

Inilah faktor yang dapat membuat audiens berhenti scrolling dan memerhatikan isi konten. In case audiens tidak membaca caption, mereka biasanya tetap bisa menangkap pesan utama yang ingin Anda sampaikan melalui konten reels atau carousel

Khusus carousel, riset Social Study menunjukkan bahwa bobot engagement tipe konten ini bisa mencapai 5,13% lebih tinggi per post ketimbang unggahan one-image atau one-video. Konten carousel memiliki rata-rata engagementrate sebesar 1,92% sedangkan photopost sebesar 1,74% dan videopost sebesar 1,45%.

Mengunggah photo post, video post, atau IGTV silakan saja, namun jika Anda sedang mengejar target tertentu: menambah followers atau meningkatkan engagementrate maka saran kami, perbanyak posting konten carousel dan reels untuk beberapa bulan ke depan.

Kedua insights di atas tentunya bisa segera Anda realisasikan dalam content strategy bagi brand Anda di Instagram. Nah, untuk memaksimalkan performa tiap konten yang Anda unggah, Anda pun bisa melengkapi dengan strategi lain. Misalnya, berkolaborasi dengan influencer, membuat konten bertema giveaway, menggunakan hashtag dengan baik dan benar, mengunggah konten sesuai dengan peak hour audiens Anda, hingga menjalankan paid media atau sponsored content.

Semua hal di atas merupakan efforts yang dapat Anda lakukan agar konten Anda mampu menjangkau lebih banyak audiens dan semakin engaging.

Special mention: Content Strategy untuk Membuat Unggahan Tembus ke Explore

Konten yang dapat tembus sampai ke laman explore Instagram tentu saja menjadi satu hal yang kita harapkan. Bagaimana sih triknya? Dari beberapa referensi tepercaya yang kami temukan, maka kami simpulkan sebagai berikut:

  • Unggah konten feed post setiap hari setidaknya selama sebulan penuh. Dengan melakukannya, fitur “explore” dapat muncul ketika Anda mengecek Instagraminsights. FYI, fitur ini baru bisa muncul saat Anda sering mengunggah konten secara konsisten. Untuk sementara, Anda enggak perlu terlalu memikirkan kualitas, yang penting kuantitas. Pastikan saja dulu Instagram notice bahwa akun brand Anda melakukan dailyposting.
  • Gunakan hashtag yang tepat pada caption. Instagram mengizinkan Anda menggunakan hingga 30 hashtag. Namun, apa perlu sebanyak itu? Tentu saja enggak perlu. Kuncinya, Anda harus terus melakukan uji coba hingga menemukan “ramuan” penggunaan hashtag yang tepat dan terbukti efisien. Penggunaan hashtag ini penting agar konten Anda dapat ditemukan oleh user yang belum menjadi follower Anda.
  • Pastikan dalam 30 menit pertama konten Anda memperoleh banyak engagement. Kalau enggak, fitur “explore” pada Instagraminsights bisa hilang. Maka selain mengandalkan followers dan new user, Anda bisa pula mengandalkan karyawan perusahaan untuk segera memberikan like, komentar, dan share sesegera mungkin setelah konten diunggah.
  • Buat konten yang bikin orang ingin membacanya. Konten Anda enggak harus spektakuler atau punya value yang luar biasa, namun pastikan saja bikin orang ingin meliriknya. Salah satu kuncinya terletak pada headline, maka buatlah judul yang eye catching dan related dengan target market Anda. Lalu, upayakan pula untuk menciptakan konten-konten yang riding the moment. 

Apakah Ada Content Strategy di Instagram yang perlu Anda Adjust?

Setelah membaca ulasan artikel kali ini, apakah Anda terinspirasi dan ingin segera mengevaluasi content strategy akun Instagram brand Anda? Yuk, buat strategi baru dan tingkatkan performa akun Instagram brand Anda!

Need help for doing that?No worries. Sebagai boutique content marketing agency, Contendr tentu saja siap membantu Anda dalam merancang content strategy yang ciamik bagi Instagram brand Anda dan mengelola akun tersebut dengan baik. Sapa kami sekarang, ya!

Related Articles

Content Marketing

Content Marketing Funnel: Konten yang Tepat untuk Setiap Tahapannya

Marketing funnel dalam dunia pemasaran merupakan sebuah perjalanan pelanggan dari tahap aware terhadap brand hingga memutuskan untuk membeli produknya. Setiap tahapan pada marketing funnel membutuhkan cara promosi yang berbeda-beda, content marketing seperti apa yang cocok untuk setiap tahapannya?

Content Marketing

Ingin Email Blast Berjalan Secara Efektif? Simak Caranya!

Istilah “email blast” mungkin sudah enggak asing di telinga Anda. Nah, kali ini kita akan memahami banyak hal terkait email blast agar Anda dapat menjalaninya secara efektif. Are you ready?

Content Marketing

Pentingnya Editorial Plan dalam Pemasaran Konten

Memahami editorial plan merupakan suatu hal yang perlu agar strategi pemasaran digital Anda dapat terlaksana dengan baik. Yuk, sama-sama kita kupas-tuntas tentang editorial plan di artikel kali ini!

Browse Other Categories

We are your teammates.

We're never just another agency, we're your teammates, providing you with everything needed on the pitch of digital marketing.

Servicesarrow_forward

Hi there!

Ready to cook your digital content with us?

Contact Us Now
Whatsappp Sharing