LinkedIn: Social Media Marketing Paling Cocok untuk B2B, Alasannya?

By Amalia Nur Andini,

14 December 2020

 

Platform media sosial apa saja sih yang paling laku? Mungkin Anda akan menjawab: Facebook, Instagram, atau Twitter mengingat besar kemungkinan Anda maupun orang-orang di sekitar Anda memiliki akun di ketiga platform tersebut. Faktanya pun ketiga platform tersebut memang menempati peringkat teratas sebagai platform media sosial paling laku di Indonesia. Wah, bagus dong memasarkan brand di ketiga platform tersebut? Of course! Tetapi pertanyaan kami, siapa target pasar brand Anda? Apakah perusahaan dan pebisnis lainnya a.k.a Anda menjalani model bisnis B2B? Kalau iya maka kesampingkan dulu ketiga platform media sosial tadi dan saran kami, sebaiknya Anda lebih fokus memasarkan brand di LinkedIn. Mengapa? 

Perlu Anda ketahui bahwa LinkedIn rupanya menjadi pilihan utama dari 92% marketers yang bergerak di bidang B2B untuk social media marketing. Beberapa tahun terakhir LinkedIn juga masuk jajaran teratas media sosial dengan pengguna global yang mencapai lebih dari 700 juta profesional dan menjadi salah satu platform yang paling cepat berkembang. Berdasarkan data dari Unmetric, mereka menganalisis Fortune 100 brands yang telah menggunakan LinkedIn sejak tahun 2015 dan rupanya para brand ini mengalami peningkatan lebih dari 68 juta followers dalam kurun waktu empat tahun (hingga Q2 2019), artinya peningkatan rata-rata follower per brand mencapai lebih dari 240.000. Dengan pertumbuhan yang pesat ini, enggak heran Linkedin jadi platform paling populer untuk B2B, termasuk di kalangan Fortune 500 companies. But, beyond all those data, what actually makes Linkedin so great for B2B marketing? Simak artikel ini sampai selesai, karena kami juga akan memasukkan contoh studi kasus yang bisa Anda jadikan inspirasi untuk social media campaign Anda selanjutnya. Now,let’s get down to business!

LinkedIn banyak dipakai oleh B2B karena efektif untuk:

  • Meningkatkan brand awareness pada audiens yang tepat

Dibandingkan dengan media sosial lainnya, LinkedIn bisa dibilang platform yang tepat untuk B2B marketing. Menurut Lauren Glover dari VendeDigital, LinkedIn menjadi platform yang memungkinkan kita  berbicara dengan orang yang tepat dan dalam konteks yang tepat pula.

Simpelnya begini. Saat berada di Facebook atau Instagram, kebanyakan orang biasanya scrolling dalam mode “santai dan kasual”. Artinya, mungkin mereka sedang mencari tahu update terbaru tentang teman-teman mereka, browsing meme, menonton video lucu atau konten hiburan lainnya. But this doesn’t happen on LinkedIn. Karena biasanya saat membuka web/aplikasi ini, audiens Anda sedang berada dalam “business mindset” sehingga mereka cenderung tertarik untuk membaca konten seputar bisnis yang Anda unggah. Dengan begini, Anda bisa meningkatkan brand awareness di kalangan audiens yang tepat dan memang tertarik pada perusahaan Anda. 

Salah satu studi kasus yang menarik untuk dibahas adalah LinkedIn campaign yang dilakukan Adobe pada tahun 2016. Mereka ingin meningkatkan brand awareness dan memperkuat posisi mereka sebagai penyedia multimedia and marketing solution melalui konten-konten thought leadership dan expertise

Adobe Linkedin Sponsored Content

Adobe pun memilih LinkedIn sebagai lokasi untuk berkampanye, karena mereka menarget para marketing excecutive. Buat kami, ini adalah keputusan yang tepat mengingat target audience mereka yang spesifik. Soalnya platform media sosial yang satu ini memang dipakai oleh para profesional dan setidaknya ada 17 juta leaders opinion dan 63 juta decision makers di LinkedIn. Adobe justru bisa mengalami kesulitan jika mereka berkampanye di platform lain.

Dalam menjalankan kampanye tersebut, Adobe memanfaatkan LinkedIn Sponsored Content yang ditargetkan khusus untuk marketing decision makers yang tinggal di Amerika Serikat. Enggak asal jalan, Adobe pun memastikan hanya menampilkan konten-konten yang relevan seperti infografik marketing, trends, hasil riset dan insight, serta video promosi produk dalam kemasan yang ringan dan conversational. Kampanye yang tepat sasaran, terarah, dan relevan inilah yang akhirnya bikin Adobe sukses meningkatkan brand awareness mereka. Hasilnya, 50% audiens cenderung setuju bahwa Adobe memiliki peranan yang penting untuk masa depan digital marketing. Kecenderungan audiens untuk tertarik pada Sponsored Content yang diunggah Adobe juga meningkat sebanyak 2,5 kali lipat. Selain itu, 79% target dari kampanye ini juga percaya bahwa Adobe bisa membantu media spend mereka lebih optimal dari sebelumnya. Great execution, Adobe!

  • Menambah dan meningkatkan kualitas leads

Selain membangun brand awareness, LinkedIn juga menjadi platform pilihan para marketer untuk meningkatkan lead dari segi kuantitas dan kualitas. Dikutip dari hasil studi "State of B2B Digital Marketing", DemandWave, LinkedIn menduduki peringkat pertama sebagai media sosial paling top untuk meningkatkan lead jangka panjang. Survei dari Oktopost juga menyebutkan bahwa 80% leads dari media sosial berasal dari LinkedIn.

Enggak hanya kuantitas, kualitas lead yang didapatkan dari LinkedIn juga memiliki kualitas yang baik. Menurut data statistik yang dipublikasikan oleh Hubspot, pada awal tahun 2020, 94% top performing marketer mendapatkan “excellent” and “good”lead dari halaman LinkedIn mereka.

Hal ini sangat mungkin terjadi, karena di LinkedIn, bisnis Anda bisa terkoneksi dengan perusahaan lainnya melalui “add connection”. Lalu, ketika ada calon partner bisnis yang menyapa brand Anda lewat DM atau melakukan interaksi di konten-konten Anda maka Anda dapat mulai mempelajari kebutuhan mereka dan perusahaan dapat mempersiapkan diri untuk menawarkan solusi sehingga peluang perusahaan Anda untuk saling dukung dalam berbisnis akan bertambah besar.

Tools lainnya di Linkedin juga sangat mendukung untuk mendapat leads yang berkualitas tinggi. Misalnya, LinkedIn punya Advanced People Search yang membuat pencarian partner bisnis yang potensial dan calon customer Anda bisa jadi lebih fokus dan tepat sasaran, karena Anda bisa mengatur lokasi, industri, interest, dan lain sebagainya. Sama halnya, advanced search tool ini juga memudahkan potential customer Anda untuk menemukan perusahaan dan produk/jasa dari brand Anda.

Advanced people search on LinkedIn 

Salah satu brand yang sukses menghasilkan lebih banyak leads berkualitas tinggi melalui Linkedin adalah Hubspot. Perusahaan inboundmarketing, sales, dan customer service asal Amerika Serikat ini ingin meningkatkan jumlah dan kualitas lead yang berasal dari marketing profesional yang bekerja di perusahaan kecil hingga menengah atau SMEs.

Nah, untuk mewujudkan tujuan tersebut, Hubspot menggunakan Linkedin Sponsored Content juga, seperti yang dilakukan oleh Adobe. Jadi, mereka menampilkan konten yang relevan dengan para target audience untuk mempromosikan konten-konten terbaik di website mereka. Hubspot pun tahu banget, bentuk-bentuk konten yang bisa menarik perhatian para marketer, yakni free template, guide book, serta tips and trick atau insight untuk meningkatkan efektifitas marketing suatu perusahaan. Dengan konten yang menarik ini, Hubspot pun bisa “menarik” lebih banyak orang ke website mereka, mendapatkan lebih banyak daftar kontak lewat sign up, dan juga instant feedback dari user atau viewers yang sudah membaca posting-an mereka.

Hasilnya, Linkedin campaign ini mampu meningkatkan jumlah lead Hubspot sampai 400% lebih banyak dari sebelumnya. Jumlah ini merupakan yang paling banyak dibandingkan dengan paid media di platform media sosial yang lain. Sponsored content ini juga termasuk kampanyemedia sosial paling sukses dalam sejarah marketing Hubspot untuk meningkatkan jumlah leads dan traffic yang datang ke website mereka. Dengan approach mereka yang relevan, yaitu memberikan apa yang dibutuhkan user, user pun jadi tertarik dan jarang berpikir dua kali untuk menuliskan email mereka demi mendapatakan marketing  e-book gratis dari Hubspot.

Hubspot Linkedin Campaign

Oke, sekarang Anda tentunya sudah lebih memahami, mengapa banyak perusahaan di luar sana yang menjadikan LinkedIn sebagai platform utama untuk memasarkan bisnis B2B mereka, bukan? Apalagi setelah membaca dua contoh studi kasus di atas. Kami pun di Contendr juga terus berusaha untuk optimasi LinkedIn page kami untuk meningkatkan leads dan brand awareness, terutama di masa pandemi ini. Sampai saat ini (13/11), upaya yang kami lakukan belum mencapai satu tahun, namun setidaknya sudah ada hasil yang bisa kami bagikan, yakni LinkedIn page kami terbukti mampu melarikan orang untuk mengunjungi website resmi kami. Data yang kami punya menunjukkan bahwa dari Januari sampai Agustus 2020, website kami mengalami peningkatan pengunjung hingga 600% melalui LinkedIn page dengan engagement level yang terus membaik.      

Bagaimana dengan bisnis B2B Anda? Apakah penggunaan Linkedin business page Anda sudah optimal? Kalau belum maka inilah saatnya Anda menilai kembali strategi digital Anda dan memaksimalkan semua fitur LinkedIn untuk meningkatkan brand awareness dan lead generation. Jika masih bingung dan belum yakin, Anda bisa diskusikan lebih jauh dengan tim strategi dan media sosial kami di Contendr. We are just one call away!

Related Articles

Content Marketing

Pemasaran di Media Sosial dengan IGTV Ads, Apa yang Harus Dicatat?

Banyak cara memasarkan brand di media sosial. Salah satunya menggunakan IGTV ads. Apa itu IGTV ads dan apa saja keuntungannya?

Content Marketing

Tingkatkan Strategi Konten dengan Memahami Instagram Insight

Entah Anda sedang melakukan A/B testing atau sedang merencanakan strategi pemasaran baru, Anda dapat menjadikan data dari Instagram Insight sebagai bekal untuk meningkatkan strategi pemasaran brand di Instagram ke selanjutnya. Bagaimana cara memanfaatkannya?

Content Marketing

Copywriting yang Menarik dalam Email Marketing, Begini Caranya!

Dari sekian banyak EDM yang masuk ke dalam inbox Anda, pasti ada beberapa “mutiara“ yang menarik perhatian sehingga Anda buka, baca, bahkan follow-up tawarannya. Mengapa Anda sampai engaged dengan email tersebut? Salah satu jawaban yang hampir pasti jadi faktor penting adalah copy. Maka, kami punya tips untuk copywriting yang bisa bikin email marketing Anda berhasil. Simak yuk!

Browse Other Categories

We are your teammates.

We're never just another agency, we're your teammates, providing you with everything needed on the pitch of digital marketing.

Servicesarrow_forward

Hi there!

Ready to cook your digital content with us?

Contact Us Now
Whatsappp Sharing