Visual Content Creation Makin Menarik dengan Typography

By Arista Prianka Putri,

05 August 2020

Bukan hanya memudahkan audiens dalam menyerap informasi, tetapi penerapan visual dalam content marketing dapat menjadi salah satu cara ampuh untuk mencuri perhatian audiens di tengah lautan persaingan pemasaran digital. Soal peran konten visual dalam digital marketing, kami pernah lebih detail membahasnya di sini. Nah sekarang, mari kita bahas cara memperkuat daya tarik konten visual agar penampilannya semakin stand out. Dengan apa? Dengan desain Typography!

Kok pakai desain Typography, eh btw itu apaan ya? Let’s talk about it!

Sekalipun sebuah visual dapat mempresentasikan seribu kata, namun dalam proses visual content production, tak jarang kita tetap ingin menambahkan kata-kata atau copy ke dalamnya demi memperkuat penyampaian pesannya. Nah, biar copy dalam visual ini enggak terlihat biasa-biasa saja, kita pun dapat memperindah teks sekaligus memperkuat daya tarik konten tersebut dengan desain Typography, yakni seni dalam dunia percetakan atau desain yang melibatkan huruf. 

Huruf akan menjadi elemen utama dalam desain Typography. Untuk memasukkan desain tersebut ke dalam konten visual, biasanya seorang graphic designer akan memulainya dengan memilih typeface atau yang lebih dikenal dengan istilah font untuk membentuk sebuah kosakata, frasa, atau kalimat. Setelah itu, ia akan memodifikasi style hurufnya lalu menyusun tata letaknya secara keseluruhan agar nyaman dibaca dan memiliki nilai estetika.

Dalam dunia design graphic, kami pernah tipis-tipis mengimplementasikan Typography ke dalam berbagai visual untuk keperluan konten Instagram sewaktu kami menjadi content partner bagi NextICorn International Summit 2019, sebuah acara yang mempertemukan berbagai perusahaan startup Indonesia yang berpeluang menjadi unicorn dengan calon-calon investor dari beberapa negara. 

Desain Typography sebagai elemen pendukung visual
Kredit: Our in house graphic designer, Medy Ardita

 

Kasual, energik, dan fun. Apakah kesan seperti itu yang muncul di benak Anda setelah melihat gambar-gambar di atas? Kami memang sengaja memadukan bermacam visual treatment dengan warna-warna cerah untuk mempresentasikan acara NextICorn International Summit 2019 yang kini lebih kasual, santai, dan menyenangkan. Apalagi acara tersebut juga diselenggarakan secara outdoor di Bali yang identik dengan “good vibes”.

Nah karena banyaknya pesan tertulis yang ingin disampaikan sebelum dan selama acara berlangsung, baik itu untuk keperluan digital maupun onground, creative director kami, Aulia Pramudana pun memutuskan untuk “bermain” dengan Typography dalam pengemasan konten visual NextICorn. Menurutnya, pemanfaatan desain Typography adalah cara ia dan timnya untuk menyampaikan pesan kepada para audiens NextICorn dengan cara yang kreatif, fun sekaligus menarik perhatian. Segala upaya yang kami lakukan, termasuk memasukkan desain Typography dalam konten visual rupanya mendapat sambutan baik dari pihak NextICorn maupun dari para peserta acaranya. Mereka melihat, kami mampu mempresentasikan acara yang nyaman, fun, dan energik lewat content marketing dan desain visual olahan kami. 

“Everything is designed. Few things are designed well.” - Brian Reed, UX/UI Designer & Developer

 

Di luar sana, Typography juga cukup umum kok diterapkan oleh para brand untuk keperluan pembuatan content marketing mereka. Sebut saja Cricket Indonesia, Mcdonald Indonesia, atau Hooman. Pada platform Instagramnya, Anda bisa menemukan beberapa desain Typography* untuk mendukung konten giveaway, throwback collection, teaser, atau promosi produk.

Kredit: cricketivity 

 

Kredit: mcdonaldsid

 

Kredit: hooman.id

 

So, what do you think? Berkat sentuhan desain Typography, contoh visual-visual di atas jadi terlihat unik dan makin menarik, ya. Kalau begitu, apakah Anda juga ingin memanfaatkan konten-konten visual yang menerapkan desain Typography untuk memasarkan brand Anda?

Kalau iya, Anda bisa langsung menghubungi kami lho! Sebagai boutique content marketing agency di Jakarta, kami juga bisa menjawab berbagai kebutuhan Anda yang lain terkait pemasaran content marketing di dunia digital.

Oke, kami tunggu sapaan Anda di sini ya!

Related Articles

Content Marketing

B2C vs B2B Marketing, 3 Perbedaan yang Harus Marketer Pahami

B2C dan B2B marketing adalah dua istilah yang sudah sangat fimiliar di dunia marketing, terlebih bila Anda adalah seorang marketer. Nah dalam artikel kali ini akan dibahas mengenai perbedaan keduanya dari sisi strategi pemasaran, platform pemasaran, dan approach ke audiens.

Content Marketing

Brand Persona dan Buyer Persona, Mengapa Keduanya Penting?

Sebelum menjalankan marketing campaign, seorang content strategist akan menetapkan terlebih dahulu brand persona dan buyer persona. mengapa penting bagi sebuah brand untuk memiliki brand persona dan buyer persona sebelum aktif melakukan kegiatan pemasaran?

Content Marketing

Bikin Livestream Video? Marketer Harus Catat 3 Hal Ini!

Content marketing dalam bentuk livestream video diprediksi atau mungkin lebih tepatnya kini sudah menjadi suatu tren dalam menjalankan pemasaran brand di dunia digital. Bagaimana dengan Anda, apakah brand Anda lagi mempertimbangkan konten livestreaming sebagai content strategy atau social media strategy tahun ini?

Browse Other Categories

We are your teammates.

We're never just another agency, we're your teammates, providing you with everything needed on the pitch of digital marketing.

Servicesarrow_forward

Hi there!

Ready to cook your digital content with us?

Contact Us Now
Whatsappp Sharing