Mencari Bakat Terpendam Nggak Pandang Umur

23 March 2020

Pernah denger istilah semua orang terlahir dengan bakat masing-masing, nggak? Pasti pernah dong. Biasanya sih kata-kata itu dilontarkan oleh orang tua saat kita masih kecil. Makanya, banyak orang tua yang mengikutsertakan anaknya ke kelas-kelas edukasi informal seperti les musik dan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakat anaknya masing-masing. Kenyataannya, menemukan bakat terpendam kita itu nggak kenal umur, lho! Bisa aja setelah dewasa, lo baru tau kalau punya bakat terpendam. Kaya gue contohnya! Hahaha

Berangkat dari ke kepo-an gue mencoba aplikasi hits masa kini a.k.a TikTok, gue tertantang untuk ngapalin gerakan-gerakan dance yang muncul di aplikasi itu. Lama kelamaan, kok jadi pengen dance beneran, ya?

Berbekal dengan subscription di sebuah aplikasi penyedia beragam kelas olahraga, Classpass, gue iseng-iseng cari kelas dance. Ternyata ada! Akhirnya gue beraniin diri untuk ikutan. Padahal sebelumnya sama sekali nggak pernah nge-dance. Awalnya sempet pesimis nggak bakal bisa ngikutin kelasnya. Tapi, tau nggak apa yang terjadi? Nggak disangka-sangka ternyata gue bisa, lho! Hal ini nggak cuma bikin orang-orang kaget, tapi juga diri gue sendiri. Ternyata, selama ini gue bisa dancing? Padahal gue udah nggak remaja lagi. 

HMMM, dari situlah gue tau kalo bakat itu bisa muncul kapan aja, nggak kenal umur. Mungkin suatu saat nanti tiba-tiba aja lo bisa jadi photographer handal atau bisa jadi MC kondang karena menekuni hobi dan bakat lo, padahal sebelumnya lo merasa it’s not your thing. 

Biar bisa nemuin bakat lo, ada beberapa kuncinya, yaitu penasaran yang tinggi, kepercayaan diri, dan kalau versi gue sih perkembangan teknologi. Kayak yang gue bilang sebelumnya, dengan aplikasi Classpass, gue cukup terbantu untuk mengembangkan bakat “ketemu gede” gue.

"Biar bisa nemuin bakat lo, ada beberapa kuncinya, yaitu penasaran yang tinggi, kepercayaan diri, dan kalau versi gue sih perkembangan teknologi."

 

Terus sebenernya apa sih Classpass itu? aplikasi ini menyediakan macam-macam kelas olahraga dari berbagai studio atau bahkan hotel gym yang ada di Jakarta dan Bali (kalau di Indonesia). Aplikasi ini adalah solusi banget buat lo yang gampang bosen atau suka coba hal-hal baru. Lo bisa pilih kelas yoga di studio A hari ini, terus pound fit di studio B minggu depan, atau muaythai di studio C besoknya lagi. Lo ga perlu terikat dengan satu tempat. Lokasi dan waktu juga bisa disesuain. Mau yang deket rumah atau deket kantor? Ada! Mau yang pagi atau malem? Ada banget! Tinggal adjust aja location dan range jaraknya, muncul deh pilihan-pilihan kelas yang bisa lo ikutin beserta jam kelasnya.

Selain flexible, Classpass juga menawarkan paket subscription yang lebih terjangkau dibandingkan dengan membership gym. Lo juga bisa unsubscribe kapanpun kalau memang mau take a break dulu. Nggak ada deh yang namanya personal trainer nge-chat lo tiap hari atau dipaksa untuk perpanjang membership. Semuanya bener-bener semau lo aja.

Gue menyadari dengan ikut kegiatan baru kaya gini, selain mengembangkan bakat dan minat, hal ini juga bisa nambah temen dan pengalaman. Nggak ada salahnya nyoba sesuatu yang baru. Kalau emang nantinya nggak berhasil dan nggak cocok, ya nothing to lose. Tapi kalau ternyata itu adalah bakat terpendam lo, pastinya lo akan merasa lebih senang deh!

Related Articles

4 Kegiatan Fangirl(boy)ing yang Hemat dan Bermanfaat

Fangirling atau fanboying adalah salah satu kegiatan yang paling menguras uang, waktu, dan tenaga. Rasa-rasanya menjadi fangirl atau fanboy nggak akan pernah kaya karena uang tabungan selalu terpakai untuk membeli album keluaran baru atau photocard Oppa. Masa sih?

Nih, 4 Alasan Masuk Akal Biar Rajin Masak!

Budayakan memasak sendiri makanan kita. Sibuk dan nggak ada waktu? Bisa masak saat weekend dan membuat stok makanan seminggu kedepan. Kalau alasannya nggak bisa memasak karena nggak berbakat, itu sudah basi. Hari gini belajar memasak sudah segampang memencet tombol follow dan scrolling timeline instagram.

Pressure Itu Baik

Pressure yang kita terima dari masa kecil ternyata melatih mental, cara berpikir, emosi, juga fisik kita untuk menjadi pribadi yang lebih kuat sampai hari ini, bahkan melatih kemampuan problem solving kita.

Browse Other Categories